Penulis: Choirunnisa Asti M

         Kalo kamu lagi baca ini, pasti lagi bingung kan mau mengutamakan pendidikan akademik atau ekstrakulikuler? Kamu ada di tempat yang tepat, selama lima menit ke depan kita bakalan bahas mana sih yang lebih penting di antara kedua hal itu.

Sederhananya akademik biasanya kita kaitkan dengan pendidikan utama yang didapatkan di dalam kelas baik oleh guru, dosen, atau tenaga pendidik lainnya. Sedangkan ekstrakurikuler menurut KBBI adalah kegiatan yang berada di luar program yang tertulis di dalam kurikulum, seperti Latihan kepemimpinan atau pembinaan siswa. Intinya ekstrakurikuler adalah kegiatan diluar dari pembelajaran di dalam kelas, bisa dalam bentuk olahraga, musik, atau yang lainnya.

Kalo kamu pernah dengar “Lihat si A, nilai matematikanya 100 loh!” “Keren ya si B bisa menang terus kejuaraan karate!” sedangkan kamu sampai sekarang masih bingung mau mengutamakan yang mana belajar di kelas atau mau mengembangkan bakat kamu di luar kelas, yuk kita bahas!

Akademik memang menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembelajaran yang biasanya di lambangkan dengan nilai, baik angka ataupun huruf. Besarnya tuntutan nilai akademik yang baik, terkadang membuat kita menjadi takut untuk mengembangkan hard skill ataupun soft skill yang kita miliki di luar kelas. Hal yang harus kamu lakukan saat ini adalah KENALI DIRIMU, kita tidak bicara soal kamu harus mendapat nilai 100 di setiap nilai ujianmu, atau kamu harus menjadi seperti mereka yang pandai menari dan menyanyi. Setiap orang tentu memiliki bidang yang diunggulkannya bukan?

Kalau saat ini kamu merasa bahwa kemampuan akademikmu lebih unggul dibandingkan non akademik, maka kamu harus fokus untuk berkembang di bagian akademik, bukan hanya soal nilai pelajaran, kamu juga bisa mengikuti kompetisi yang berkaitan dengan bidang akademik yang kamu unggulkan misalnya olimpiade. Dengan begitu kamu tidak hanya unggul di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas dengan menjadi juara di berbagai olimpiade.

Namun, untuk kamu yang rasanya cukup sulit mengikuti pembelajaran di kelas dan mendapat nilai terbaik di sisi lain kamu memiliki keahlian atau bakat lainnya seperti menari, bernyanyi, olahraga, berorganisasi, dan lain sebagainya, jangan anggap dirimu tidak mampu untuk berprestasi seperti mereka yang unggul di akademik ya! Kamu bisa untuk lebih berfokus dalam pengembangan bakat yang kamu miliki dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tadi, di sini kamu juga bisa berprestasi seperti mereka dengan mengikuti lomba-lomba sesuai dengan bakat yang kamu miliki.

Mari kita ingat perkataan Albert Einstein, “Semua orang jenius. Tetapi jika Anda menilai seekor ikan dari kemampuannya memanjat pohon, ia akan menjalani seluruh hidupnya dengan percaya bahwa ia bodoh”. Hal inilah yang menjadi inti pembicaraan kita kali ini. Bukan berati bagi kamu yang sangat menyukai sepak bola dan berharap menjadi pemain bola professional bisa untuk meninggalkan pembelajaran di kelas dan hanya fokus untuk berlatih sepak bola saja. Pendidikan akademik tidak boleh ditinggalkan karena itu akan menjadi basic knowledge bagimu dalam menghadapi kehidupan di masa yang akan datang, tetapi kamu bisa untuk lebih memperbesar persentase fokusmu di bagian non akademik daripada akademiknya.

Di sisi lain, bagimu yang rasanya sangat amat menyukai dan berprestasi di bagian akademik, bukan berarti kamu hanya berfokus belajar, belajar, dan belajar, serta merendahkan mereka yang kurang dalam hal itu. Kamu juga harus mampu menguasai life skill yang akan menjadi dasar dalam kamu melanjutkan kehidupan nantinya.

Jadi mana yang lebih penting? Semuanya penting dengan porsinya masing-masing!

Tugasmu saat ini yaitu mengenali dirimu lebih dalam, agar kamu tahu mana yang menjadi prioritas bagi dirimu, jangan sampai terjebak dan hanya FOMO ya!