Pernah ga sih kamu ngaca, terus bilang sama diri sendiri “Ih kok jerawatan sih? ihh kok pori-porinya besar? kok aku ga berotot? kok badanku gini sih? kok aku ga kayak artis yang di drama Korea itu ya? ” Eitsss! STOP! Tau ga sih? Dengan melontarkan kalimat tersebut berarti kamu sedang memunculkan citra tubuh negatif.

Citra tubuh negatif sendiri adalah persepsi diri yang kurang tepat atau menyimpang. Citra tubuh negatif berkaitan dengan perasaan bahwa diri kita tidak menarik dan tidak sesuai dengan harapan kita. Bagi individu yang memiliki citra tubuh negatif, mereka cenderung memiliki kepercayaan diri yang rendah. Dan ketika mereka memiliki kepercayaan diri yang rendah, maka mereka akan mengalami kesulitan untuk mengekspresikan dirinya di lingkungan sosial. Mereka juga mudah terpengaruh oleh bagaimana persepsi orang lain terhadap dirinya, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga merasakan tekanan secara terus-menerus. Citra tubuh negatif pada akhirnya akan memunculkan insecurities. Rasa insecure inilah yang membuat kita tidak bisa memaksimalkan masa remaja.

Ga mudah memang tapi nyatanya sebagai remaja kita harus bisa memanfaatkan semua peluang dengan percaya diri yang kita punya. Mengenali diri sendiri menjadi hal yang paling penting dan wajib dilakukan! Setelah itu, lakukan 4 hal ini untuk menghilangkan citra diri negatif, karena kata Bruno mars “You are amazing just the way you are”

1. Self-love

Hal yang paling mendasar adalah rasa cinta pada diri kita sendiri, setelah selesai mengenali diri sendiri kita harus menerima bahwa kita terlahir dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing. Terlepas dari banyaknya kurang atau lebih, setiap orang diberi bekal yang sama oleh tuhan, setiap kekurangan diberikan sepaket dengan kelebihan.

Tidak semua orang memiliki waktu dan tujuan yang sama, yang perlu kita lakukan adalah peduli terhadap diri sendiri. Ini saatnya kita menutupi kekurangan dengan memaksimalkan kelebihan yang kita miliki.

2. Self-worth

Self-worth adalah perasaan yakin bahwa kita memang layak dicintai. Bukan cuma itu, self-worth juga tentang memberikan rasa hormat, penghargaan, dan pengertian yang sama seperti yang kamu berikan untuk orang lain. Contohnya ketika kita selesai mengerjakan sesuatu, terlepas tercapai atau tidak tujuannya, kita harus tetap menyadari bahwa diri kita berharga dan layak untuk dihargai. Berikan rewards untuk dirimu yang telah melewati proses itu, ya !

3. Self-esteem

Terlihat hampir sama dengan self-worth, self-esteem atau yang bias akita dengar harga diri didefinisikan sebagai seberapa besar kamu menghargai diri sendiri. Harga diri ini muncul dari self-worth yang baik. Jika kita merasa bahwa diri kita berharga, maka kita akan merasa nyaman dan puas terhadap diri kita sendiri dengan apapun kondisi yang kita miliki. Kita juga akan lebih jujur kepada diri kita sendiri, dan menerima segala yang telah kita miliki. 

4. Self-confidence

Hal ini mengacu pada kepercayaan diri yang dimiliki seseorang, dan tentang mempercayai kemampuan diri sendiri untuk melakukan sesuatu dalam bidang tertentu. Self-confidence ini lebih mudah dibangun daripada self-esteem karena berasal dari pengetahuan dan praktik. Jadi semakin banyak pengalaman semakin besar pula self-confidence yang kamu miliki !

Terlepas dari 4 hal yang harus kamu lakukan diatas, jangan jadikan ini sebagai beban. Kenali dirimu, buat timeline waktumu, ambil peran dan bagianmu, karena kamu sempurna apa adanya !

Penulis : Yosevita Ramadhani S

Referensi :

1.      Julianti, J. (2015). Hubungan antara body image dengan self esteem remaja putri yang aktif dalam perilaku gymnastic. Diakses dari https://psychology.binus.ac.id/2015/09/19/hubungan-antara-body-image-dengan-self-esteem-remaja-putri-yang-aktif-dalam-perilaku-gymnastic/#:~:text=Body%20image%20menurut