Oleh : Gaharu Intra Bijani

Kesehatan Reproduksi bagi remaja menjadi satu permasalahan yang harus kita perhatikan mengingat banyaknya risiko kesehatan reproduksi remaja seperti Infeksi Menular Seksual (IMS), Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD), Pernikahan usia anak, ataupun Kanker Serviks dapat mengancam kesejahteraan remaja dan dapat memiliki pengaruh yang besar bagi keberlangsungan Bonus Demografi 2045. Melewati banyak perubahan fisik, mental, dan reproduksi menjadi alasan penting bagi remaja untuk bisa mendapatkan akses dan informasi terkait dengan kesehatan reproduksi. Namun sayangnya, pembahasan tentang Reproduksi sering kali dimaknai sebatas masalah seksual atau berhubungan intim saja. Alhasil, banyak orang yang merasa tidak nyaman membicarakan tentang kesehatan reproduksi pada remaja. Artikel ini akan menjelaskan tentang pentingnya melakukan pemeriksaan Kesehatan Reproduksi, dan langkah apa yang bisa dilakukan remaja untuk menjaga Kesehatan Reproduksi!

Mengapa Penting bagi remaja untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan Reproduksi?

Melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi bagi remaja penting untuk dilakukan agar remaja dapat mengenali diri sendiri, mampu meminimalisir risiko kesehatan reproduksi yang mungkin dialami, dan mendeteksi adanya Infeksi Menular Seksual (IMS) yang mungkin tidak disadari. Dengan melakukan pemeriksaan rutin, remaja dapat melakukan tes untuk Infeksi Menular Seksual (IMS) dan jika terdeteksi adanya infeksi, dapat segera dilakukan upaya untuk penanganan. Mengingat peran remaja yang merupakan Tulang Punggung Masa Depan Keluarga Indonesia, kesehatan reproduksi remaja menjadi titik awal perkembangan kesehatan ibu, anak, dan keluarga yang dapat dipersiapkan sejak dini, bahkan sejak masih menginjak usia remaja. Membekali diri dengan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan melakukan pemeriksaan  kesehatan reproduksi dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan Masa Depan Keluarga Indonesia yang sehat dan sejahtera!

Langkah apa yang dapat dilakukan remaja untuk menjaga kesehatan reproduksi?

Untuk melakukan upaya menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah risiko terkait kesehatan reproduksi, hal-hal berikut dapat diterapkan dalam kehidupan remaja!

1.     Memahami secara penuh tentang kesehatan reproduksi

Cara paling mudah bagi kamu untuk bisa menjaga kesehatan reproduksi adalah membekali diri dengan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, dan menjaga diri dari risiko dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi.

2.     Menjaga kebersihan alat reproduksi

Terjaganya kebersihan alat reproduksi bisa menurunkan risiko permasalahan kesehatan reproduksi yang terjadi karena bakteri atau jamur. Jaga kebersihan alat reproduksi dengan mengganti pakaian dalam minimal dua kali sehari dan menggunakan pakaian dalam dengan bahan lembut dan menyerap keringat.

3.     Menjaga diri dari risiko Infeksi Menular Seksual

Memiliki pemahaman tentang infeksi menular seksual, beserta dampak, pencegahan, dan penanganannya dapat membantu kamu untuk terhindar dari risiko infeksi menular seksual.

4.     Melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi

Melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi seperti Screening Serviks bisa membantu kamu ntuk mengenal diri sendiri, mendeteksi apa yang terjadi pada dirimu, dan membantu kamu untuk melakukan upaya penanganan untuk bisa meminimalisir risiko yang mungkin terjadi kedepannya.

Melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi dan melakukan upaya untuk menjaga kesehatan reproduksi adalah bentuk tanggung jawab remaja kepada diri sendiri. Jadilah remaja yang paham akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan pastikan dirimu aman dari risiko kesehatan reproduksi yang mengintai!

GenRe Indonesia
Author: GenRe Indonesia

SAATNYA YANG MUDA YANG BERENCANA!